Penyuluhan Budidaya Ayam Kampung Unggul (KUB) Di Pondok Pesantren Raudhatul Muhajirin Desa Tangkit Baru Kecamatan Sungai Gelam Kabupaten Muaro Jambi
DOI:
https://doi.org/10.22437/4nh9xm46Kata Kunci:
Extension, cultivation, superior free-range chicken (KUB)Abstrak
Ayam kampung Unggul (KUB) merupakan ayam hasil seleksi ayam kampung asli Indonesia galur betina yang merupakan hasil pengembangbiakkan ayam lokal selama tujuh generasi dari tahun 1998, seuntuk tujuan produksi telur maupun daging hingga mampu memberikan manfaat ekonomi yang layak bagi seluruh pelaku yaitu, pembibit, pembudidaya, pedagang, distributor dan pengecer. Hal ini dapat dilakukan melalui usaha yang dikelola baik secara individu maupun lembaga, sehingga terwujud perbaikan efisiensi usaha ayam lokal dengan jenis unggul. Dukungan pemerintah atau instansi terkait sangat diperlukan dalam kapasitasnya sebagai penggerak dan pembina untuk meraih keberhasilan agribisnis ayam lokal jenis unggul yang mampu mensejahterakan peternak. Tujuan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah untuk membuka peluang usaha pemeliharaan ayam kampung unggul dan meningkatkan pengetahuan masyarakat Desa Tangkit Baru Kecamatan Sungai Gelam Kabupaten Muaro Jambi dalam menambah keuntungan guna memenuhi kebutuhan keluarga dan menyediakan pangan yang berkualitas baik keluarga maupun masyarakat luas. Metode yang digunakan dalam pengabdian pada masyatarakat ini adalah penyuluhan dan diskusi secara langsung, sedangkan kelompok sasaran adalah petani peternak ayam kampung unggul dan pondok pesantren Raudhatul Muhairin di Desa Tangkit Baru Kecamatan Sungai Gelam Kabupaten Muaro Jambi. Evaluasi dilakukan dua kali, yaitu: pada awal diskusi, untuk mengetahui tingkat pengetahuan materi yang diberikan dan pada akhir penyuluhan.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Pengabdian Aplikasi Teknologi dan Ilmu

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.