Bio-Briket: Alternatif Pemanfaatan Sisa Media Tanam Jamur Tiram (Baglog) di UMKM Serentak Regam Elok Muaro Bulian

Penulis

  • Olfa Mega Fakultas Peternakan Universitas Jambi Penulis
  • Hutwan Syarifuddin Fakultas Peternakan Universitas Jambi Penulis
  • Suryono Fakultas Peternakan Universitas Jambi Penulis
  • Jaya Putra Jahidin Fakultas Peternakan Universitas Jambi Penulis
  • Wulandari Fakultas Peternakan Universitas Jambi Penulis

DOI:

https://doi.org/10.22437/492dkc79

Kata Kunci:

baglog; briket; limbah; lingkungan; Jamur tiram

Abstrak

Pengelolaan limbah merupakan aspek penting dalam menjaga kelestarian lingkungan dan kesehatan masyarakat. Seiring dengan meningkatnya aktivitas manusia di berbagai sektor termasuk sektor  pertanian, jumlah limbah yang dihasilkan juga terus bertambah dan berpotensi mencemari tanah, air, serta udara apabila tidak dikelola dengan baik.  Oleh karena itu, pengelolaan limbah yang efektif, berkelanjutan, dan ramah lingkungan sangat diperlukan guna meminimalkan dampak negatif terhadap ekosistem serta mendukung pembangunan yang berwawasan lingkungan. Kelompok UMKM Serentak Regam Elok merupakan aliansi dari lebih kurang 33 kelompok Usaha Mikro Kecil dan Menengah  di Kabupaten Batanghari yang kegiatan produksinya sangat beragam salah satunya   adalah  budidaya jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) yang menghasilkan limbah berupa sisa media tanam (baglog) yang dihasilkan setelah proses budidaya jamur selesai, yang umumnya terdiri dari serbuk gergaji, dedak, dan kapur. Apabila tidak dikelola dengan baik, limbah ini dapat menumpuk dan menimbulkan permasalahan lingkungan. Namun demikian, limbah media jamur tiram putih masih memiliki potensi untuk dimanfaatkan kembali, salah satunya sebagai bahan  pembuatan briket. Kegiatan ini bertujuan untuk mensosialisasikan pengelolaan limbah sisa media budidaya jamur tiram putih dan untuk mengaplikasikan teknologi tepat guna pembuatan  briket dari limbah baglog jamur tiram  kepada anggota kelompok UMKM Serentak Regam  Elok. Metode: Kegiatan menggunakan metode Participatory Action Research (PAR) dan Learning by Doing. Sosialisasi, demonstrasi, pembuatan demplot dan pendampingan dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan keterampilan anggota UMKM dalam pengelolaan limbah sisa media jamur tiram. Hasil: Pembuatan briket menggunakan baglog, tepung tapioka dan air dan menghasilkan briket berwarna hitam pekat,  kerapatan dan kepadatan  yang baik. Proses pembuatan briket terdiri atas penjemuran baglog, pengayaka, pengarangan, penambahan bahan perekat (tapioka) dan air,  pencetakan dan penjempuran. Briket dengan bahan baku baglog adalah alternatif bahan bakar ramah lingkungan, dapat menurunkan emisi gas metana dan mempunyai nilai ekonomi yang tinggi.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-23

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

[1]
2026. Bio-Briket: Alternatif Pemanfaatan Sisa Media Tanam Jamur Tiram (Baglog) di UMKM Serentak Regam Elok Muaro Bulian. Jurnal Pengabdian Aplikasi Teknologi dan Ilmu. 3, 1 (Jul. 2026), 12–21. DOI:https://doi.org/10.22437/492dkc79.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 > >> 

Artikel Serupa

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.